Study Lapangan Ekosistem Dan Simbiosis

STUDY LAPANGAN EKOSISTEM DAN SIMBIOSIS 

Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 

Universitas Muhammadiyah Purworejo

 

 

STUDY LAPANGAN EKOSISTEM DAN SIMBIOSIS

Disusun Oleh :

1. NOVALIA AMANANDA             (212180003)

2. MUTI AHTUN MARDIYAH        (212180040)

3. NUR LATIFATUN NIKMAH       (212180044)

 

A. ABSTRAK

Ekosistem adalah suatu satuan lingkungan yang terdiri dari unsur-unsur biotik (jenis-jenis makhluk hidup) dan abiotik, yaitu faktor-faktor fisik (iklim, tanah, air), dan kimia (keasaman, salinitas) yang saling berinteraksi satu sama lainnya. Ekosistem terdiri atas perpaduan jenis dengan berbagai macam kombinasi lingkungan (fisik dan kimia) yang beraneka ragam pula maka jika susunan komponennya berbeda, ekosistem yang dihasilkannya akan berlainan pula.

                  Simbiosis merupakan satu di antara pola interaksi yang sangat erat dan khusus                      antara dua makhluk hidup yang berbeda. Tak bisa dipungkiri, makhluk hidup yang ada di bumi semuanya saling bergantung dan berhubungan satu sama lain. Simbiosis terjadi karena suatu organisme tidak dapat hidup sendiri dan saling membutuhkan satu sama lain. Makhluk hidup yang melakukan simbiosis itu disebut dengan simbion. Interaksi yang dilakukan tersebut dapat bersifat merugikan, menguntungkan atau netral. Adanya simbiosis ialah agar dapat bertahan hidup dengan mengandalkan atau berhubungan makhluk hidup lain yang tidak sejenis.

 

B. PENDAHULUAN

Sawah merupakan ekosistem lahan basah buatan yang sangat berguna bagi kehidupan manusia sebagai penghasil bahan pangan. Sawah juga merupakan ekosistem perairan tergenang yang mendukung kehidupan berbagai jenis hewan dan tumbuhan air.

Ekosistem kebun yaitu ekosistem buatan manusia yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia. Umumnya area kebun biasanya ditanami dengan tanaman budidaya. Pada setiap ekosistem terdapat interaksi yang saling ketergantungan seperti proses makan memakan atau rantai makanan diantara komponen ekosistem kebun tersebut. Terdapat juga ekosistem buatan yaitu selokan, ada beberapa makhluk hidup yang saling berinteraksi.

Salah satu ekosistem alami di sini yaitu terdapat ekosistem sungai. Ekosistem sungai ini termasuk dalam jenis ekosistem air. Seperti namanya, ekosistem sungai ini mempunyai arti sebagai ekosistem yang berada di daerah sungai. Ekosistem sungai ini berarti segalam macam interaksi atau hubungan timbal balik dari makhluk hidup dan juga lingkungannya yang mana meliputi kawasan atau daerah sungai.

                  Tiga simbiosis yang terjadi dalam kehidupan yaitu simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme. Simbiosis mutualisme adalah hubungan antara dua organisme yang berbeda jenis namun saling menguntungkan satu sama lain. Hubungan ini sangat positif karena kedua belah pihak diuntungkan. Simbiosis komensalisme adalah sebuah interaksi antara dua makhluk hidup yang menguntungkan salah satu organisme, sementara organisme lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan (netral). Simbiosis yang terakhir ini cukup dibenci. Pasalnya, simbiosis parasitisme adalah keterbalikan dari simbiosis mutualisme. Simbiosis parasitisme merupakan kondisi ketergantungan yang terjadi ketika pihak yang satu mendapat keuntungan namun merugikan pihak lainnya. 

 

C. PRAKTIKUM EKOSISTEM

A.    Tujuan

Membandingkan komponen-komponen yang terdapat pada ekosistem darat alami dan buatan.

 

                     B.    Alat dan Bahan

1.     Seperangkat alat tulis

2.     Loup/kaca pembesar

3.     Barometer

4.     Lingkungan sekitar

 

C.    Dasar Teori

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.Ekosistem darat ialah ekosistem yang lingkungan fisiknya berupa daratan. Di dalam suatu ekosistem terdapat rantai makanan yang saling berhubungan yang terdiri dari produsen, konsumen tingkat I,II dan III serta sebagai dekomposer. Ketiga komponen dalam rantai makanan ini sangat menentukan keseimbangan lingkungan.

 

D.    Cara Kerja

1.     Tentukan ekosistem darat alami di sekitar tempat tinggal atau sekolah yang akan kita amati komponen-komponennya.

2.     Setelah anda temukan tempatnya, kemudian amati komponen-komponen abiotiknya meliputi suhu udara, pencahayaan, angin, jenis/warna tanah.

3.     Untuk mengetahui suhu udara gunakan barometer, sementara untuk mengetahui keadaan pencahayaan, angin, atau tanah anda dapat mengamati saja.

4.     Catat semua pada lembar kerja.

      5.     Setelah mengamati komponen abiotik, perhatikan pula komponen biotiknya.                        Catatlah semua makhluk hidup yang ada di ekosistem tersebut.

6.     Catatlah jenis tumbuhan sebagai produsen yang ada.

7.     Catatlah semua jenis hewan sebagai konsumen yang anda temui di ekosistem tersebut, baik yang tetap maupun yang hanya singgah (hewan terbang) maupun hewan kecil.

8.     Semua data dicatat pada tabel yang ada di lembar kerja.

9.     Sebagai pembanding, tentukan suatu ekosistem darat buatan yang ada di sekitar tempat tinggal atau sekolah tempat anda.

 

E.    Tabel Pengamatan

Tabel Pengamatan Ekosistem Alami dan Buatan

NO

Keadaan Komponen Ekosistem Alami

Keadaan Komponen Ekosistem Buatan

Abiotik

Biotik

Abiotik

Biotik

1

Sawah

-

-

- Tanah basah karena hujan

- Batu-batu kecil

- Genangan air

- Pencahayaan panas

- Suhu 28

- Rumput hijau ada yang kering

- Capung beterbangan

- Keong

- Belalang

- Semut

- Burung

- Pohon rimbun

- Kupu-kupu terbang

2

Kebun

-

-

- Tanah basah

- Pencahayaan panas

- Suhu 28

- Rumput hijau

- Tanaman cabai subur, ada yang kering

- Tanaman -ketela yang tinggi

- Pohon pisang dengan banyak tunas nya

 

3

Selokan

-

-

-       - Air mengalir deras

-       - Batu-batu kecil

-       - Tanah basah

-       - Pencahayaan panas

-       - Suhu 28

-       - Kecebong yang berenang

-       - Ikan-ikan kecil yang banyak

4

Sungai

-     Genangan air tinggi akibat hujan

                     - Batu-batu besar

                             - Tanah basah

-                - Ikan besar-besar

-

-

 

 Tabel Pengamatan Rantai makanan di suatu ekosistem

NO

Ekosistem

Komponen Rantai Makanan

Produsen

Konsumen I

Konsumen II

Pengurai

1

Kebun

Daun pisang

Daun cabai

Ketela

Daun tomat

Ulat

               Ulat

 Tikus

 Ulat

Burung

         Burung

Ular

Burung

Bakteri

        Bakteri

Bakteri

Kucing, pengurai

 

 

 

 

 

 

                 Dokumentasi Study Lapangan 

Ekosistem Sawah


Ekosistem Kebun


Ekosistem Selokan


Ekosistem Sungai


                  F.    Pertanyaan

1.     Jelaskanlah perbedaan ekosistem yang anda temukan!

Jawab : Perbedaan yang kami temukan yaitu pada macam-macam ekosistem yang kami amati yaitu terdapat ekosistem buatan contohnya sawah, kebun, dan selokan. Terdapat juga ekosistem alami yaitu sungai. Dari beberapa ekosistem tersebut kami menemukan komponen ekosistem yang berbeda.

 

G.   Kesimpulan

      Pada setiap ekosistem memiliki komponen ekosistem yang berbeda.


SIMBIOSIS

 

A.    Tujuan

Mengidentifikasi simbiosis parasitisme di lingkungan sekitar.

 

B.    Alat dan Bahan

1.     Alat-alat tulis

2.     Lingkungan sekitar

 

C.    Dasar Teori

Simbiosis merupakan interaksi antara dua organisme yang hidup berdampingan.Simbiosis merupakan pola interaksi yang sangat erat dan khusus antara dua makhluk hidup yang berlainan jenis. Makhluk hidup yang melakukan simbiosis disebut simbion. Terdapat 3 macam simbiosis diantaranya:

1.     Simbiosis mutualisme adalah simbiosis yang mana dari interaksi tersebut sama-sama mendapatkan keuntungan

2.     Simbiosis komensalisme adalah hubungan dimana ada salah satu pihak yang diuntungkan dan pihak yang lain dirugikan

3.     Simbiosis ketiga adalah simbiosis parasitisme. Parasitisme adalah di mana pihak yang satu mendapat keuntungan dan merugikan pihak lainnya.

 

D.    Cara Kerja

1.     Siapkan alat-alat tulis dan tabel pengamatan yang diperlukan.

2.     Amatilah lingkungan di sekitar anda.

3.     Cobalah analisis beberapa simbiosis yang terjadi antara hewan dan tumbuhan, antara hewan dengan hewan, atau antara tumbuhan dengan tumbuhan. Manakah yang diuntungkan dan mana yang dirugikan.

4.     Temukan sedikitnya 5 hubungan yang terjadi.

5.     Tuliskan hasil identifikasi anda pada Lembar Kerja dengan melengkapi tabel dan bahaslah hasil percobaan anda.

 

E.    Data Pengamatan

Tabel Pengamatan Simbiosis

NO

Jenis Hubungan

Pihak yang Dirugikan

Pihak yang Diuntung

Jenis Makhluk Hidup

Jenis Kerugian

Jenis Makhluk Hidup

Jenis Keuntungan

1

Parasitisme

Tanaman teh-teh an

Tanaman kering dan layu

Benalu

Mendapatkan makanan dari inangnya

2

Parasitisme

Rumput

Daun rusak

Belalang

Mendapat makanan

3

Parasitisme

Daun pohon pisang

Daun rusak

Ulat

Mendapat makanan

4

Mutualisme

-

-

Kupu-kupu dan bunga

Kupu-kupu mendapatkan makanan, bunga dapatvmelakukan penyerbukan

5

Komensalisme

Laba-laba dan rumput

-

-

Laba-laba dapat membuat sarang tanpa merusak rumput.

 Dokumentasi Study Lapangan

Simbiosis Parasitisme (Pohon Pisang dan Ulat)

Simbiosis Parasitisme (Tanaman Teh-Tehan dan Benalu)

Simbiosis Parasitisme (Rumput dan Belalang)



 

 F.    Pertanyaan

1.     Diantara hasil data yang anda dapatkan apakah ada yang sampai menyebabkan kematian pada inangnya?

Jawab : Ada

2.     Benarkah hubungan antara tumbuhan anggrek dan pohon yang ditempatinya merupakan simbiosis komensalime? Padahal anggrek bisa mengganggu intensitas cahaya yang diterima oleh pohon yang ditempatinya!

Jawab :

-       Benar, karena walaupun tanaman anggrek menumpang, namum tanaman anggrek tidak mengambil apapun dari inang nya.

-        Tanaman anggrek tidak mengganggu intensitas cahaya karena anggrek hanya berukuran kecil

3.     Bagaimanakah hubungan bakteri escheria coli dengan tubuh manusia?

Jawab : Mutualisme → Bagi manusia, bakteri E.Coli dapat menghambat pertumbuhan bakteri jahat dan mempercepat proses pencernaan pada usus besar. Bagi bakteri E.Coli bisa mendapatkan makanan dari sisa-sisa makanan dalam proses pencernaan.

4.     Bagaimanakah hubungan antara padi yang dimakan tikus? Termasuk simbiosiskah?

Jawab : Termasuk simbiosis parasitisme karena tikus memakan padi dan merugikan petani.

 

G.   Kesimpulan 

Hubungan timbal balik antara 2 organisme yang berbeda disebut simbiosis. Dari proses simbiosis ini menimbulkan dampak bagi kedua makhluk hidup baik merugikan maupun menguntungkan.

  

 

 

 

Komentar